Selasa, 12 November 2024

LEMBAGA SOSIAL DI MASYARAKAT

 


Pengertian Lembaga Sosial 

  Lembaga sosial berasal dari bahasa inggris, yaitu social institution yang merujuk pada sistem nilai dan norma sosial, serta bentuk atau susunan masyarakat. Lembaga sosial bisa juga didefinisikan sebagai seperangkat atau sekumpulan norma sosial yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan dan aktivitas manusia.

  Ada beberapa ahli yang mendefinisikan pengertian lembaga sosial seperti;

1. Paul Horton dan Chester L Hunt

     Lembaga sosial adalah sistem norma (aturan) yang dibentuk                                            untuk mencapai suatu tujuan dan itu dianggap penting oleh masyarakat. 

2. Soerjono Soekanto

   Lembaga sosial adalah kumpulan atau himpunan norma dari segala tingkatan yang  memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. 

3. Koentjaraningrat

     Lembaga sosial adalah sistem perilaku dan hubungan yang bertujuan untuk  memenuhi kebutuhan khusus manusia yang kompleks.

Fungsi Lembaga Sosial

  1. Lembaga sosial berfungsi untuk memberikan pedoman kepada masyarakat luas tentang bagaimana setiap individu harus bersikap dalam menghadapi masalah yang muncul dan berkembang di lingkungan masyarakat.
  2. Lembaga sosial berfungsi untuk menjaga keutuhan masyarakat yang saling berhubungan  atau bersangkutan.
  3. Lembaga sosial berfungsi untuk memberikan arahan kepada masyarakat untuk dapat mengadakan sistem pengendalian sosial, misalnya seperti sistem pengawasan masyarakat kepada anggotanya.

Ciri-Ciri Lembaga Sosial 


  • Memiliki simbol sebagai ciri khas suatu lembaga Contohnya simbol timbangan pada Lembaga Hukum dan Tut Wuri Handayani pada Lembaga Pendidikan.
  • Memiliki tata tertib dan tradis,Tata tertib dan tradisi dibuat sebagai panutan secara tertulis dan tidak tertulis oleh anggotanya. Contohnya, lembaga keluarga ada aturan (tidak tertulis) untuk menghormati anggota keluarga yang lebih tua.
  • Adanya ideologi/sistem gagasan,Ideologi atau sistem gagasan yang dimiliki dianggap ideal oleh anggotanya. Contohnya lembaga politik atau lembaga hukum yang mempunyai ideologi Pancasila.
  • Punya alat kelengkapan, Alat kelengkapan digunakan untuk mewujudkan visi dan misi lembaga. Contohnya buku adalah alat kelengkapan utama dalam lembaga pendidikan.
  • Punya tingkat kekebalan/daya tahan,Ini berarti lembaga sosial yang ada, tidak akan lenyap begitu saja. Lembaga sosial terbentuk dalam waktu lama dan biasanya akan bertahan dalam waktu yang lama pula.

Tipe-Tipe Lembaga Sosial

   Menurut John Lewis Gillin dan John Philip Gillin, terdapat lima tipe lembaga sosial, yaitu berdasarkan perkembangan, berdasarkan sistem nilai, berdasarkan penerimaan masyarakat, berdasarkan penyebaran, dan berdasarkan fungsi.

1. Lembaga sosial berdasarkan perkembangan

     a. Crescive institution

Crescive institution adalah lembaga sosial yang tumbuh secara tidak sengaja di masyarakat, yang biasanya hadir tanpa ada rencana dari anggota masyarakatnya. Salah satu contohnya yaitu perkawinan. Contoh dari crescive institution adalah lembaga pernikahan dan lembaga agama.

     b. Enacted institution 

Kebalikannya dengan tipe crescive institution, enacted institution sengaja dibentuk oleh masyarakat. Alasannya adalah, masyarakat punya kebutuhan yang harus dipenuhi dan tujuan yang ingin dicapai. Contohnya aktivitas ekonomi yang diejawantahkan dalam lembaga ekonomi. 

2. Lembaga sosial berdasarkan sistem nilai

     a. Basic institution

Basic institution merupakan tipe lembaga yang dianggap penting  karena lembaga ini punya nilai-nilai yang mendasar. Contoh basic institution adalah lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga hukum, lembaga ekonomi, lembaga agama, serta lembaga kesehatan.

    b. Subsidiary institution

Subsidiary institution kebalikan dari basic institution. Subsidiary institution adalah lembaga yang bersifat sekunder sehingga dianggap kurang penting oleh sebagian orang. Contohnya seperti lembaga pariwisata. 

3. Lembaga sosial berdasarkan penerimaan masyarakat

    a. Approved sanctioned institution

Dalam bahasa Inggris, approved artinya disetujui atau diterima. Berarti, approved institution adalah lembaga sosial yang diterima oleh masyarakat. Contohnya seperti lembaga pendidikan, lembaga agama, dan lembaga hukum. 

b. Unsanctioned institution

  unsanctioned ini artinya tidak berizin. Maka unsanctioned institution adalah lembaga sosial yang tidak diterima atau ditolak oleh masyarakat. Lembaga ini ditolak karena biasanya kehadirannya meresahkan dan mengganggu ketertiban masyarakat. 

4. Lembaga sosial berdasarkan penyebaran

   a. General institution

General institution adalah lembaga sosial yang dikenal secara luas dan punya pengaruh yang besar bagi masyarakat. Contohnya seperti lembaga hukum. 

   b. Restricted institution

Restricted institution adalah lembaga sosial yang penyebarannya hanya di lingkungan kelompok tertentu saja sehingga pengaruhnya tidak terlalu luas. 

5. Lembaga sosial berdasarkan fungsi

    a. Operative institution

Operative institution adalah lembaga sosial yang berfungsi menghimpun berbagai cara dalam mencapai berbagai tujuan masyarakat. Termasuk tujuan pemenuhan kebutuhan hidup. Contohnya muncul dan merebaknya aplikasi jual beli online atau e-commerce, yang punya fungsi untuk menghimpun berbagai cara agar masyarakat semakin mudah dalam memenuhi kebutuhannya. 

b. Regulative institution

   Regulative institution adalah lembaga sosial yang berfungsi mengawasi nilai atau norma yang berlaku di masyarakat.Contohnya seperti kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan sebagai bagian dari lembaga hukum yang hadir untuk menjaga dan mengawasi masyarakat, agar tetap bertindak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku. 

Jenis-Jenis Lembaga Sosial 

1. Lembaga Keluarga

    Keluarga bisa disebut lembaga karena dalam keluarga terdapat aturan-aturan yang      harus dipatuhi oleh seluruh anggota, misalnya aturan larangan pulang malam bagi semua anak-anak. secara pengertian keluarga adalah kesatuan (masyarakat) yang terkecil.

 beberapa fungsi dari lembaga keluarga:

a. Fungsi pemberian status sosial

Keluarga secara otomatis memberikan status sosial kepada individu yang hadir di masyarakat. Misalnya, ketika dua orang memutuskan untuk menikah, maka status sosial keduanya berubah menjadi suami dan istri. Status ini kemudian bertambah jadi orang tua ketika keduanya sudah punya anak.

b. Fungsi reproduksi

Maksud dari fungsi reproduksi adalah melanjutkan garis keturunan. Artinya, bisa memiliki anak yang akan melanjutkan garis suku atau kekerabatan sebelumnya.

c. Fungsi sosialisasi

Keluarga berfungsi untuk menanamkan berbagai nilai dan norma sosial pada seseorang, sejak anak-anak hingga dewasa. Tujuannya adalah membentuk kepribadian dan supaya mampu berperilaku sesuai dengan norma sosial. 

d. Fungsi afeksi (kasih sayang)

Fungsi afeksi yang artinya “kasih sayang”. Maksudnya adalah, Keluarga berfungsi sebagai tempat untuk mengekspresikan kasih sayang sesama anggotanya, baik memberi maupun menerima. 

e. Fungsi ekonomi

Keluarga  berfungsi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan, minuman, tempat tinggal, pakaian, serta pendidikan untuk anak-anaknya. 

f. Fungsi pengawasan sosial

Fungsi pengawasan sosial dalam keluarga adalah, keluarga punya kewajiban untuk saling mengawasi perilaku setiap anggotanya agar sesuai dengan nilai dan norma sosial yang berlaku.Seperti menegur anak karena pulang terlalu larut malam dan belum izin sebelumnya.

g. Fungsi proteksi (perlindungan)

Fungsi proteksi atau perlindungan dalam keluarga berlaku secara fisik maupun psikis. Setiap anggota keluarga wajib untuk saling melindungi satu sama lain jika ada bahaya yang mengancam. Seperti ayah dan ibu yang selalu mencoba membiasakan anak berdiskusi supaya terbentuk rasa nyaman dan percaya dalam keluarga atau kakak yang bergegas membantu adik ketika dia jatuh saat sedang bermain.

2. Lembaga Agama

    Lembaga agama merupakan seperangkat aturan yang mengatur tentang hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia lainnya, dan manusia dengan lingkungannya. 

Berikut adalah beberapa fungsi dari lembaga agama menurut Durkheim:

a. Kohesi Sosial

     Salah satu fungsi lembaga agama, yaitu dapat menimbulkan kohesi sosial, artinya agama bisa menyatukan orang-orang melalui simbol, nilai, dan norma yang meliputi moralitas, amal, dan keadilan bersama.

b. Kontrol Sosial

    Lembaga agama sebagai kontrol sosial maksudnya adalah Agama bisa mengawasi setiap perilaku seseorang agar bertindak sesuai dengan norma agama. Ketika ada anggota kelompok agama melanggar norma agamanya, maka orang yang disekitarnya akan menegur.

c.Tujuan kehidupan manusia 

  Lembaga agama dapat menyediakan tujuan kehidupan bagi manusia, artinya, agama memberikan pedoman bagi manusia untuk bisa sukses ataupun selamat di dunia dan akhirat dengan membedakan mana yang baik dan buruk.

3. Lembaga Pendidikan

     Lembaga pendidikan adalah tempat berlangsungnya proses belajar mengajar dengan tujuan mengubah tingkah laku manusia ke arah yang lebih baik melalui lingkungan sekitarnya. Menurut Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, lembaga pendidikan memiliki dua fungsi, yaitu:

a. Fungsi Manifes

   Fungsi manifes adalah fungsi atau manfaat yang disadari secara langsung oleh masyarakat.Misalnya, pengembangan bakat, pelestarian kebudayaan, dan penanaman keterampilan berdemokrasi.

b. Fungsi Laten

    fungsi laten adalah fungsi atau manfaat yang tidak disadari langsung oleh masyarakat. Misalnya, mengurangi pengendalian orang tua, memperpanjang masa remaja, mempertahankan sistem kelas sosial, dan menyediakan sarana untuk berpikir kritis.

4. Lembaga Ekonomi

      Lembaga ekonomi adalah lembaga yang mengatur hubungan antar manusia dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari untuk mencapai kesejahteraan. tujuan dari lembaga ekonomi adalah terpenuhinya kebutuhan pokok demi kelangsungan hidup masyarakat. fungsi lembaga ekonomi adalah memberikan pedoman bagi berlangsungnya upaya pemenuhan kebutuhan yang didukung tiga kegiatan utama, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.

5. Lembaga Hukum

    Lembaga hukum merupakan lembaga yang berperan mengatur dan menegakan tata tertib serta memberi pelayanan atau bantuan hukum untuk masyarakat.

Lembaga hukum memiliki beberapa fungsi, di antaranya adalah:

a. Melindungi hak asasi manusia

   Lembaga hukum berfungsi melindungi hak asasi setiap orang. Seperti hak untuk  hidup, kebebasan dan kemerdekaan, serta hak untuk memiliki sesuatu. Perlindungan ini dilakukan dengan cara diberlakukannya norma-norma hukum seperti undang-undang.

b. Memberi pedoman bertingkah laku 

   Lembaga hukum memberikan panduan bagi masyarakat untuk mengikuti aturan yang berlaku dan menghindari perilaku yang dilarang. Contohnya seperti tidak merusak fasilitas umum.

c. Menegakkan peraturan 

  Lembaga hukum berfungsi untuk menegakkan aturan dengan cara mengawasi setiap anggota masyarakat. Contohnya seperti pengawasan dalam berlalu lintas yang dilakukan oleh kepolisian bagi setiap pengendara. 

d. Memberi sanksi

  Ketika ada pelanggaran, lembaga hukum dapat memberikan sanksi agar pelanggarnya jera dan bisa kembali tertib. Contohnya adalah memberikan sanksi jera kepada pencuri yang meresahkan masyarakat. Setelah diamankan oleh polisi, pencuri akan disidang melalui pengadilan untuk menerima sanksi yang telah ditetapkan.

6. Lembaga Politik

   Lembaga politik adalah lembaga yang mengatur tentang kekuasaan pada negara untuk mewujudkan kebaikan bersama masyarakat.

Beberapa fungsi lembaga politik antara lain:

a. Memelihara ketertiban di dalam (internal order)

   Lembaga politik berfungsi menjaga ketertiban masyarakat dengan wewenang yang ada, baik secara persuasif (ajakan) maupun represif (tekanan). Misalnya seperti mengeluarkan kebijakan untuk tetap di rumah ketika pademi yang dilakukan untuk menjaga masyarakat tetap sehat dan terlindungi.

b. Menjaga keamanan dari luar (external security)

   Lembaga politik berfungsi untuk mempertahankan negara dari adanya ancaman, tantangan, ataupun gangguan dari luar melalui jalan diplomasi maupun dengan perang jika harus. Contohnya ketika ada kapal asing yang melewati perbatasan negara dan mengganggu pekerjaan para nelayan, maka para petugas wajib untuk menjaga keamanan ketika ada gangguan datang.

c. Mengusahakan kesejahteraan umum (general welfare)

  Lembaga politik berfungsi merencanakan dan melaksanakan pelayanan sosial serta mengusahakan kebutuhan pokok masyarakat. Contohnya, memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat kurang mampu. 

d. Mengatur proses politik (political process)

    Lembaga politik berfungsi mengatur proses pembentukan dan pembagian kekuasaan agar tidak merusak keutuhan masyarakat. Contohnya seperti pemilihan umum yang mengatur pembagian kekuasaan presiden, gubernur, walikota atau bupati, hingga kepala desa. 

Contoh-Contoh Lembaga Sosial 

1. Contoh Lembaga Keluarga

  • Keluarga inti atau nuclear family (ayah, ibu, anak)
  • Keluarga besar atau extended family (kakek, nenek, paman, bibi, pakde, bude, keponakan, ipar).

2. Contoh Lembaga Agama

  • Majelis Ulama Indonesia (MUI) 
  • Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI)
  • Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI)

3. Contoh Lembaga Pendidikan

  • Lembaga Pendidikan Formal (sekolah)
  • Lembaga Pendidikan Informal (pendidikan yang diajarkan di lingkungan maupun keluarga, seperti pendidikan etika, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan sopan santun, dan lain-lain)
  • Lembaga Pendidikan Nonformal (lembaga kursus keterampilan, seperti kursus memasak, kursus merias, kursus menyetir, dan lain-lain)

4. Contoh Lembaga Ekonomi

  • Bank
  • Koperasi
  • Pasar
  • Pegadaian

5. Contoh Lembaga Hukum

  • Mahkamah Agung 
  • Kejaksaan Republik Indonesia
  • Mahkamah Konstitusi
  • Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
  • Komisi Pemberantasan Korupsi
  • Komisi Pengawas Persaingan Usaha
  • Badan Narkotika Nasional

6. Contoh Lembaga Politik

  • Lembaga eksekutif (misal: Presiden dan Wakil Presiden)
  • Lembaga legislatif (misal: Majelis Permusyawaratan Rakyat [MPR], Dewan Perwakilan Rakyat [DPR], Dewan Perwakilan Daerah [DPD
  • Partai Politik
                                    


                                                                                                             Sumber Gramedia 

Antropologi_lamria_podcast

 LAMRIA OLIVIA TAMPUBOL  243300020020  ANTROPOLOGI HUKUM PRODI : ILMU HUKUM  DOSEN PENGAMPU : SEREPINA TIUR MAIDA, S.sos. , M.Pd. , M.Ikom. ...